About Me:

Saya adalah seorang manusia gila yang terlalu banyak uneg-uneg & obsesi yang belom tercapai. Sebagian orang menilai saya adalah orang yang sedang mencari jati diri. Pernyataan tersebut hampir betul dikarenakan sedikitnya waktu bagi saya untuk menemukan apa yang saya benar2 inginkan dalam hidup ini. Tak ada ruang untuk berekspresi, berkreasi, dan menjadi gila di dunia yang naif ini. Alhasil, terciptalah saya sebagai pribadi yang terkesan eksplosif, dableg & sering keluar dari jalur. Kebahagiaan & kesenangan yang saya rasakan pun terkadang tidak pernah bisa dibagikan dengan orang lain, padahal Chistopher McCandless berpesan di akhir hayatnya: "Happiness only real when it shared". Untuk itulah blog ini tercipta, ga masalah orang2 yang baca mo menanggipnya atau tidak, ga masalah jika para pembacanya menjadi antipati atau termotivasi karena topiknya, yang penting saya sudah berbagi supaya ada sedikit cahaya kebahagiaan dalam hidup saya ini.

Minggu, 19 Agustus 2012

Time Slip Dr. Jin


Pic from here
Masih berkisar tentang drama Korea yang kali ini bercerita tentang seorang pria bernama Jin yang berprofesi sebagai seorang dokter yang praktek di sebuah rumah sakit harus terpental ke masa lalu. Sebelum Jin terpental ke masa lalu dia harus menyaksikan pacarnya Mi Na yang juga seorang dokter sekaligus praktek di rumah sakit yang sama mengalami kecelakaan mobil akibat tertabrak truk dimana Mi Na menyetir dengan emosi karena kelakuan Jin yang tidak menunjukan usaha yang keras untuk menyelamatkan seorang ayah dari anak kecil hanya dikarenakan keluarga tersebut miskin. Jin khawatir keluarga tersebut tidak mampu membayar biaya operasinya dan Jin menganggap Mi Na sangat konyol karena menaruh perhatian begitu besarnya terhadap orang yang tidak dia kenal.

Mi Na koma dan kecil harapannya untuk bisa hidup kembali. Sementara dalam kesendiriannya di atas gedung rumah sakit, Jin merenungi kejadian yang baru saja menimpa Mi Na. Tiba2 saja ada seorang pasien yang sedang dalam proses pemulihan setelah operasi kanker otak yang unik, jalan dengan terpincang-pincang dengan membawa segala peralatan kedokteran dalam sebuah tas dan botol yang berisi kanker sang pasien yang berbentuk janin manusia, menuju ke tepi gedung. Jin merasa mengenal pasien tersebut, karena Jin lah yang mengangkat kankernya menanyakan apa yang sedang dia lakukan di sini? Wajah sang pasien tidak terlihat karena tertutupi oleh perban sampai seluruh kepalanya dan hanya merespon:

“Aku harus kembali... Aku harus kembali!”

Karena penasaran Jin segera mendekati sang pasien, merebut tasnya, dan berusaha meraih botol yang berisi janin tersebut dari tangan satunya. Sialnya botol tersebut tak dapat diraih, tapi justru terlempar ke bawah gedung. Jin dengan sergap berusaha meraihnya tapi yang terjadi justru dia jatuh ke bawah bersama dengan botol janin. Tiba2 saja dalam sekejap mata Jin berada di tengah hutan gelap yang tidak dia kenal. Jin bingung. Seingatnya, dia baru saja jatuh dari gedung bertingkat, kenapa tiba2 dia ada di hutan belantara yang tidak dia kenal. Dan seketika itu juga kebingungan Jin teralihkan oleh suara orang berkelahi dengan pedang dan suara pistol.

Jin masih belum menyadari bahwa dirinya sedang berada di tengah perkelahian sesungguhnya. Dia mengintip dari balik pohon mengira bahwa apa yang ada di depan matanya adalah para aktor yang sedang syuting film. Sampai akhirnya ada seorang yang tergelepak di depannya dan dia menyadari bahwa darah yang ada di sekujur tubuh korban adalah darah sungguhan. Keberadaan Jin yang mengintip di balik pohon diketahui oleh Kyung Tak, pemimpin pasukan kerajaan yang berada di situ untuk mengejar kawanan perampok. Dan Jin dianggap aneh oleh mereka dari pakaian, rambut, dan barang bawaannya. Karena hendak ditangkap Jin melarikan diri dan lolos dari kejaran sampai akhirnya tidak ada jalan lain di depannya selain tebing berbatu yang terjal. Jin terpeleset dan jatuh di tebing itu namun masih terselamatkan karena tas yang dia bawa tersangkut di batu besar. Untungnya ada seorang pemabuk yang sedang lewat dan mendengar teriakannya minta tolong.

Keesokan paginya Jin bangun masih di tempat dimana dia terjatuh, bersebelahan dengan pemabuk yang menyelamatkannya semalam. Pemabuk ini nantinya berkawan baik dengan Jin dan menjadi pemimpin Joseon yang baru menggantikan pemerintahan yang sekarang yang dipimpin oleh Raja Cheol Jong, keturunan ke-10 Dinasti Kyeong. Nama pemabuk tersebut adalah Lee Ha Eung dan dari penjelasannya lah Jin baru menyadari bahwa dia berada di era kerajaan Joseon, Korea kuno, 1860. Lee Ha Eung  masih keturunan dari raja, anaknya Myung Bok nantinya menggantikan Raja Cheol Jong dikarenakan meninggal dunia karena sakit. Karena Ibu Suri tidak memiliki anak laki2 lagi, maka Myung Bok yang masih keturunan raja itu diangkat anak oleh Ibu Suri dan menjadi raja menggantikan Cheol Jong. Karena Myung Bok masih kecil dan kurang pengalaman, ayahnya Lee Ha Eung membantunya memerintah Joseon menjadi Pendana Menteri.

Dalam cerita ini Jin sering kali kebetulan bertemu dengan orang sakit secara tidak sengaja, namun kejadian itulah yang membuatnya lolos dari kematian dan semakin terkenal di negeri Joseon. Misalnya saja pada waktu dia tertangkap dan akan dihukum gantung, Perdana Menteri yang memerintah waktu itu sekaligus ayah kandung Kyung Tak yang memerintahkan eksekusi terhadap Jin segera dimulai tiba2 terjatuh dan tak sadarkan diri. Lalu dicerita lain, Jin sedang jalan santai, tiba2 ada orang muntah2 dan ternyata pada waktu itu wabah Diare atau orang2 pada jaman itu menyebutnya Gwejil  sedang melanda negeri itu. Cerita lainnya lagi, tiba2 saja Jin bertemu dengan Yong Hwi, seorang pemimpin pemberontak yang ingin menjadikan Joseon lebih baik dari sekarang, tertembak oleh Kyung Tak. Kyung Tak tidak tahu kalau Yong Hwi adalah seorang pemberontak. Dalam kehidupan normal, mereka bersahabat karib. Bahkan adik Yong Hwi, Yong Rae berpacaran dengan Kyung Tak.

Yong Rae memiliki wajah mirip sekali dengan Mi Na, kekasih Jin yang sedang koma di masa depan membuat Jin shock dan semakin tidak mengerti maksud keberadaannya di sini.

Drama dengan 22 episode ini cukup informatif bagi mereka yang ga mengerti dunia kesehatan dan kedokteran. Tapi terlalu dangkal buat mereka yang mengerti sebaliknya. Selamat menikmati, semoga terhibur.

Tidak ada komentar: